PENGARUH JUS TOMAT TERHADAP GULA DARAH SEWAKTU PADA LANJUT USIA (LANSIA) DENGAN DIABETES MELITUS DI POSYANDU LANSIA DUSUN BANGGLE DESA DAPUR KEJAMBON JOMBANG

Authors

  • Novita Dwi Nasurullia STIKES Bahrul Ulum Jombang
  • Erna Tsalatsatul Fitria STIKES Bahrul Ulum Jombang
  • Arif Wijaya STIKES Bahrul Ulum Jombang
  • Faishol Roni STIKES Bahrul Ulum Jombang
  • Tiara Fatma Pratiwi STIKES Bahrul Ulum Jombang
  • Yuyud Wahyudi STIKES Bahrul Ulum Jombang

DOI:

https://doi.org/10.32660/jpk.v12i2.1013

Keywords:

Diabetes Melitus, Gula Darah Sewaktu, Lanjut Usia, Jus Tomat

Abstract

Diabetes melitus merupakan gangguan metabolisme kronis ditandai dengan tingginya kadar gula darah yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan insulin dalam tubuh, jika tidak ditangani dapat menimbulkan komplikasi seperti stroke, oklusi arteri koronaris, kerusakan retina, ginjal, dan bahkan kematian. Oleh karena itu perlu diberikan penanganan yang komperhensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jus tomat terhadap gula darah sewaktu pada lanjut usia dengan diabetes melitus di posyandu lansia Dusun Banggle Desa Dapur Kejambon Jombang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian berbentuk pre-ekperiment menggunakan pendekatan “one-group pretest-posttest designâ€. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lanjut usia (lansia) yang mengalami diabetes melitus dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling didapatkan sebanyak 30 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah glucose meter, dan lembar observasi. Hasil penelitian didapatkan nilai rata-rata pre-test 268,80 mg/dl dan post-test 232,67 mg/dl. Uji statistik dalam penelitian ini menggunakan paried sample T test, dengan nilai signifikasi p-value 0,000 < 0,005. Berdasarkan hasil statistik, dapat disimpulkan bahwa jus tomat memiliki pengaruh terhadap kadar gula darah sewaktu pada lanjut usia dengan diabetes melitus di Posyandu Lansia Dusun Banggle, Desa Dapur Kejambon, Jombang.

References

Alwi, I. (2024). KRITERIA EMPIRIK DALAM MENENTUKAN UKURAN SAMPEL PADA PENGUJIAN HIPOTESIS STATISTIKA DAN ANALISIS BUTIR. Jurnal Formatif, 2(2), 140–148. https://media.neliti.com/media/publications/234836-kriteria-empirik-dalam-menentukan-ukuran-60ddb857.pdf

Cantika, A. P., Yuvi, A., Handika, B., Nugroho, T., Handayani, D. T., Azmi, K., Aziza, N., Pratama, M. D., Hasan, M. F., Virati Praba, Z., Masyarakat, K., & Semarang, U. N. (2024). Pengaruh Pola Hidup Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni UNNES terhadap Risiko Diabetes Miletus. In Jurnal Analis (Vol. 3, Issue 2). http://jurnalilmiah.org/journal/index.php/Analis

Dinkes, J. (2022). Profil Kesehatan. Dinas Kesehatan Jombang.

Federation, I. D. (2021). IDF Diabetes Atlas. IDF Diabetes Atlas.

Fitri, N. L., Pakarti, A. T., Sari, S. A., Ludiana, & Immawati. (2022). Edukasi Senam Kaki Pada Penderita Kencing Manis di Wilayah Kelurahan Banjarsari Kecamatan Metro Utara Kota Metro. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 1(3), 192–195.

Hidayah, A. L., Sulisetyawati, S. D., & Susilaningsih, E. Z. (2021). PERBANDINGAN EFEKTIVITAS SENAM DM DAN JUS TOMAT TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES. Jurnal Antara Keperawatan, 2(1).

Jawa Timur, D. (2021). Profil Kesehatan. Dinas Kesehatan Jawa Timur.

Jumari, & Nia. (2021). PENGARUH PEMBERIAN JUS TOMAT TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2. Jurnal Antara Keperawatan, 4(1), 1–7.

Kemenkes, R. I. (2022, September 27). Konsumsi Gula Berlebih, Waspadai Risikonya. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia . https://kemkes.go.id/eng/konsumsi-gula-berlebih-waspadai-risikonya?

Kyrou, I., Tsigos, C., Mavrogianni, C., Cardon, G., Van Stappen, V., Latomme, J., Kivelä, J., Wikström, K., Tsochev, K., Nanasi, A., Semanova, C., Mateo-Gallego, R., Lamiquiz-Moneo, I., Dafoulas, G., Timpel, P., Schwarz, P. E. H., Iotova, V., Tankova, T., Makrilakis, K., & Manios, Y. (2020). Sociodemographic and lifestyle-related risk factors for identifying vulnerable groups for type 2 diabetes: a narrative review with emphasis on data from Europe. BMC Endocrine Disorders, 20(Suppl 1), 134. https://doi.org/10.1186/S12902-019-0463-3

Li, H., Chen, A., Zhao, L., Bhagavathula, A. S., Amirthalingam, P., Rahmani, J., Salehisahlabadi, A., Abdulazeem, H. M., Adebayo, O., & Yin, X. (2020). Effect of tomato consumption on fasting blood glucose and lipid profiles: A systematic review and meta-analysis of randomized controlled trials. Phytotherapy Research : PTR, 34(8), 1956–1965. https://doi.org/10.1002/PTR.6660

Muhammadong, J., Yuyun, W., Muriman, L. Y., Azis, W. A., & Subhan, M. (2024). Analysis of Associated Factors Contributing to Type 2 Diabetes Mellitus in the Coastal Community of Bahari Village, Southeast Sulawesi, Indonesia: A Cross-Sectional Study. The Open Public Health Journal, 17(1). https://doi.org/10.2174/0118749445299633240327062651

Novita, H. B. T., Marlina, S., Natalia, K., & Barus, D. T. (2020). The Impact of Tomato Juice on Reducing Blood Sugar Levels at Diabetes Mellitus Patients. Proceedings Ofthe International Conference on Health Informatics and Medical Application Technology, 270–277. https://doi.org/10.5220/0009472802700277

RI, K. (2023). Profil kesehatan indonesia 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Roglic, G., & World Health Organization. (2016). Global report on diabetes. WHO Library Cataloguing-in-Publication Data Global.

Sari, F. S., & Ridhyalla, A. (2020). Jus Tomat dapat Menurunkan Kadar Glukosa Darah 2 Jam PP ( Post Prendial ). Jurnal Kesehatan Perintis, 7(2), 59–64.

Septianingrum, A., Ayu, D., & Nafies, A. (2024). Pengaruh Pemberian Jus Tomat (Solanum Lycopersicum L.) dan Jus Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Terhadap Kadar Gula Darah Pada Lansia Penderita Diabetes Melitus. COMSERVA : Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 4(5), 1385–1400. https://doi.org/10.59141/COMSERVA.V4I5.2165

Shidfar, F., Froghifar, N., Vafa, M., Rajab, A., Hosseini, S., Shidfar, S., & Gohari, M. (2011). The effects of tomato consumption on serum glucose, apolipoprotein B, apolipoprotein A-I, homocysteine and blood pressure in type 2 diabetic patients. International Journal of Food Sciences and Nutrition, 62(3), 289–294. https://doi.org/10.3109/09637486.2010.529072

Sitompul, S. K. E., Sopiyandi, & Puspita, W. L. (2024). PENGARUH JUS TOMAT ( SOLANUM LYCOPERSICUM ) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2 RAWAT JALAN DI PUSKESMAS Media Gizi Khatulistiwa, 1(1).

Sukmawati, E., Sari, N. N., & Chriswinda, A. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus Dengan Perawatan Luka Menggunakan Teknik Modern Dressing. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 14(1), 35–42.

Zulkarnaini, A., Mahatma, G., Puspita, D., Vani, A. T., & Abdullah, D. (2022). Aktivitas Fisik, Pola Makan, dan Konsumsi Makanan Glikemik Tinggi Meningkatkan Risiko Kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2. Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai, 15(2), 155–163. https://doi.org/10.26630/JKMSAW.V15I2.3585

Additional Files

Published

2026-07-30

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.